Responsif, Progresif, Produktif


Breaking News

welcome

Selamat Datang di website Resmi LPM MATA UNTIDAR | Salam Pers Mahasiswa | update terus di www.lpmmata.com | Kunjungi official account kami | Instagram: @lpmmata_untidar | Youtube: LPM MATA UNTIDAR

Rabu, 18 September 2019

Gala Premiere Film Titi Mangsa


TITI MANGSA : Film yang melalui penggarapan selama kurang lebih 7 bulan sejak bulan Februari sampai Agustus 2019 akhirnya launching

Magelang- Dor! Suasana menjadi pecah saat Gala Premiere film Titi Mangsa ditayangkan di BallRoom Hotel Atria Kota Magelang. Film yang diangkat dari kearifan lokal ini telah selesai launching.

Film yang disutradarai oleh Andika John Manggala sukses mengadakan Gala Premiere, kemarin (16/9). Delapan ratus pasang mata yang datang untuk menyaksikan perdana film Titi Mangsa di Ball Room Hotel Atria. Film yang menceritakan tentang perjuangan Pangeran Diponegoro itu sangat diapresiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, “Kami mengapresiasi Film Titi Mangsa, kami berharap masyarakat Magelang lebih teredukasi, mencintai sejarah, dan upaya lebih baik untuk kebanggan identitas”, ujar salah satu perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang. 

Titi Mangsa juga digunakan untuk menjalankan strategi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang yaitu membawa kearifan lokal Magelang kepada masyarakat luas. “Ini adalah strategi kami untuk memperkenalkan kearifan lokal Magelang, tentang sejarah”, ujar wakil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Magelang. Film Titi Mangsa segera ditayangkan di Bioskop Magelang sebagai tuntunan bukan tontonan semata. “Film ini sebagai tuntunan masyarakat bukan sekedar tontonan”, tegas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Magelang.

Titi Mangsa memiliki alur yang sama dengan Babad Diponegoro. Film yang diperankan oleh Roni Sodewo yang merupakan keturunan ketujuh Pangeran Diponegoro. Hal ini lah yang menjadi kekhasan film tersebut. Menurut Roni, “Titi Mangsa memiliki arti bahwa sejarah kejayaan Magelang telah tiba saatnya, Pangeran Diponegoro menghentikan perang. Kita harus betul-betul menjaga yang dipinjamkan para pahlawan dan sudah saatnya kita sadar”. 

Melalui penggarapan selama kurang lebih 7 bulan sejak bulan Februari sampai Agustus 2019. Dilakukan oleh 27 tallent, 18 Pandora Film, dan 50 orang ekstras, Titi Mangsa masih dirasa belum memuaskan oleh sang sutradara.  Sutradara film ini mengatakan beliau kurang puas dengan film yang digarapnya “Saya kurang puas dengan film ini”, ujar John. Hal ini, disebabkan oleh 80% crew yang belum memproduksi film sebelumnya.
 (EW, GW)
Read more ...

Minggu, 08 September 2019

Hari-H Datang, Problem Lalu-lalang

GIANTRA: Salah satu cabang lomba pada kegiatan GIANTRA yaitu Joget Komando
UNTIDAR - Tiada bak ember pun jadi. Itulah pikiran Tia Intan Pramesti sebagai ketua panitia kegiatan “Giat Penegak Putri dan Putra” (GIANTRA) ketika kendala-kendala menghadang saat hari perlombaan pramuka telah tiba. Segala upaya dilakukan untuk menyukseskan GIANTRA Ke-II.
            
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Rancana Raden Antawirya-Nyai Ageng Serang menggelar perlombaan pramuka tingkat Bantara-Laksana sewilayah Karisidenan Kedu pada Sabtu, (7/9). GIANTRA Ke-II yang dilaksanakan di Universitas Tidar (UNTIDAR) tak lain dengan tujuan mengenalkan UNTIDAR di kalangan siswa-siswi SMA/SMK sederajat. Kegiatan tersebut berlangsung meriah, seperti yang yang dituturkan oleh Iwan Kurniawan, peserta lomba dari SMAN 5 Magelang. “Acara GIANTRA sangat ramai dan meriah, tuturnya. Kegiatan ini juga memberikan banyak pengalaman kepada peserta,Saya senang dengan adanya GIANTRA, karena dapat memberikan pengalaman dan arti kesabaran serta solidaritas yang tinggi,ujar Dio saputra, peserta GIANTRA dari MAN Temanggung.
            
GIANTRA diikuti oleh 192 peserta dari 14 sekolah. Adapun perlombaannya yaitu lomba cepat tepat Pramuka, joget komando, membuat miniatur pionering, teknologi tepat guna, poster dan vlog competition. GIANTRA mempersembahkan piala umum untuk peraih poin tertinggi dan diberikan kepada SMK Kesdam IV Diponegoro Magelang. Kegiatan ini dilaksanakan dua tahun sekali, peserta lomba pun berharap agar GIANTRA diadakan lagi, “Pesan saya untuk acara ini, semoga bisa dilaksanakan lagi, dan bisa lebih baik lagi," ujar M. Raihan Sabri, peserta GIANTRA dari SMK Kesdam IV Diponegoro Magelang.
            
Dibalik layar kegiatan tersebut, banyak sekali problem lalu lalang saat hari pelaksanaan tiba, seperti peminjaman perlengkapan dan tempat. Banyak sekali problem meski sudah persiapan semenjak 6 bulan lalu. Kami sudah izin ke WR 3 untuk meminjam sound system di Rumah Tangga, pas H-1 kami konfirmasi lagi ternyata tidak ada. Surat yang telah kami berikan dibaca pun tidak, bahkan setelah dicari lagi tidak ada. Kami sudah di acc, sedangkan ada ormada baru pinjam akhir-akhir ini dipinjamkan. Kami pinjam Ruang Multimedia untuk Technical Meeting tanggal 7 bilang bisa, setelah mau dipakai ternyata tidak bisa karena dipakai buat LPPM, kan trouble banget. Akhirnya kita memakai Lobi FKIP. Di Lobi FKIP sudah izin, tapi ternyata ada minat bakat, jadi kita melobi akhirnya mereka mengalah. Ini adalah masalah yang sangat gemradag. Kita H-1 bulan sudah ngasih surat peminjaman tetapi tidak diperhatikan,ujar Tia Intan Pramesti, ketua panitia perlombaan tersebut. Perlombaan berjalan dengan semestinya walaupun sedikit molor. “Pesan saya, semoga kegiatan nanti yang akan datang tidak molor lagi seperti hari ini," ujar Iwan Kurniawan, peserta GIANTRA dari SMA N 5 Magelang. (EWW/AF)

Read more ...
Copyright© 2016 Designed By Fery Firmanda.. FeryZone dot Com