Responsif, Progresif, Produktif


Breaking News

welcome

Selamat Datang di website Resmi LPM MATA UNTIDAR | Salam Pers Mahasiswa | update terus di www.lpmmata.com | Kunjungi official account kami | Instagram: @lpmmata_untidar | Youtube: LPM MATA UNTIDAR

Minggu, 29 Mei 2016

Kekompakan Mahasiswa Teknik Sipil Membuahkan Hasil

Foto: Supporter Civil Squad, Pendukung Teknik Sipil (NTA/Lpm Mata)
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM FT) Universitas Tidar (Untidar) mengadakan acara futsal Engineering Cup 2016 pada Sabtu – Minggu (28/05 – 29/05) di Gelanggang Olahraga (GOR) Samapta. Selain memilih tiga tim terbaik dalam kegiatan tersebut, acara ini juga memilih supporter terbaik yang sangat antusias mendukung tim kesayangannya. Teknik Sipil berhasil merebut piala best supporter dari sekian banyak supporter program studi (Prodi) yang ada di GOR Samapta. Atas kemenanganya menjadi best supporter, Teknik Sipil mendapatkan piala dan uang binaan sebesar Rp. 300.000,00. Kemenangan tersebut tak lepas dari kekompakan dan antusiasme seluruh mahasiswa teknik sipil, walaupun tim dari Teknik Sipil gagal melaju sampai kebabak semifinal.
Acara tersebut diikuti oleh 20 tim dari lima fakultas yang ada di Untidar dan setiap program studi (Prodi) mengirim satu sampai tiga tim. Tiap tim harus beranggotakan mahasiswa masing - masing prodi dan hanya boleh mewakili satu tim. Panitia mengantisipasi kecurangan dengan meminta pemain menyerahkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sebelum bertanding..
Semua prodi dari lima fakultas yang ada di Untidar antusias berpartisipasi dalam acara. Hani Prasetyo selaku ketua panitia Engineering Cup mengaku bahwa acara Engineering Cup masih belum dapat memenuhi target karena masih banyak kekurangan dan perlunya evaluasi agar kedepannya Engineering Cup selanjutnya lebih baik dari yang sekarang ini
Dana acara didapat dari pihak Universitas kurang lebih 2.5 juta dan dari pendaftar sendiri tiap tim harus membayar formulir sebesar Rp.150.000,00 total 3 juta dengan 20 tim yang mengikuti.  Kekurangan saat acara yakni keterlambatan tim yang bermain pada lomba dan sempat terkendala hujan, karena atap di GOR Samapta mengalami kebocoran yang mengakibatkan lantai basah dan perhentian sejenak permainan dan menunggu hujan kembali reda. Selain itu,  ada juga supporter yang rusuh dengan melempar gelas plastic bekas air mineral kedalam area perlombaan. Tetapi semua itu tidak menghentikan perlombaan, perlombaan tetap berjalan walau ada kemunduran waktu. (NTA)


Tidak ada komentar:

Copyright© 2016 Designed By Fery Firmanda.. FeryZone dot Com