Magelang, 17 Mei 2026 —  Mahasiswa  Komunikasi Universitas Tidar (UNTIDAR) sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “WARAS Digital: Warga Cerdas Lawan Tipu AI” sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PD BPR Bank Bapas 69 di Desa Kebonrejo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, pada 10 dan 17 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Mafindo Magelang Raya sebagai narasumber dan menjadi bentuk kepedulian terhadap meningkatnya kasus penipuan online, penyebaran hoaks digital, serta manipulasi konten berbasis Artificial Intelligence (AI) seperti deepfake yang semakin marak di media sosial.


Kegiatan ini diikuti oleh 34 peserta yang merupakan anggota Ibu-Ibu Arisan RW 02 Desa Kebonrejo dengan rentang usia 45-59 tahun yang aktif menggunakan media sosial namun masih memiliki keterbatasan dalam memahami perkembangan teknologi digital. Melalui program ini, peserta diberikan edukasi sederhana dan mudah dipahami mengenai keamanan digital, perlindungan data pribadi, serta cara mengenali berbagai bentuk penipuan online yang sering terjadi di internet.

Pada pertemuan pertama tanggal 10 Mei 2026, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga data pribadi seperti nomor rekening, nomor KTP, nomor telepon, alamat email, hingga foto wajah agar tidak disalahgunakan oleh pelaku kejahatan digital. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai jenis penipuan online seperti phishing, penipuan belanja online, investasi palsu, hingga social engineering yang banyak ditemukan melalui pesan WhatsApp, SMS, tautan palsu, maupun media sosial.


Suasana sosialisasi berlangsung aktif dan komunikatif. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dengan membagikan pengalaman pribadi terkait penipuan digital yang pernah dialami maupun ditemui di lingkungan sekitar. Beberapa peserta juga mengaku pernah menerima pesan mencurigakan hingga tautan palsu yang mengatasnamakan pihak tertentu. Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus pembelajaran bersama agar masyarakat lebih waspada terhadap ancaman kejahatan digital.


Pada pertemuan kedua tanggal 17 Mei 2026, kegiatan dikemas secara lebih interaktif melalui sesi simulasi kelompok dan tebak video deepfake berbasis AI bersama narasumber dari Mafindo Magelang Raya. Peserta diajak menebak apakah video yang ditampilkan merupakan video asli atau hasil manipulasi AI. Kegiatan ini bertujuan melatih masyarakat agar lebih kritis dan tidak mudah percaya terhadap informasi visual yang beredar di media sosial.



Selain itu, peserta juga mengikuti sesi diskusi kelompok terkait studi kasus penipuan digital yang didampingi langsung oleh tim Mafindo. Dalam sesi tersebut, peserta tampak aktif menyampaikan pendapat, bertukar cerita serta berdiskusi mengenai berbagai modus penipuan yang pernah mereka temui sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat ketika mereka mencoba menganalisis kasus bersama dan mencari langkah penanganan yang tepat apabila menjadi korban penipuan online.


Melalui simulasi tersebut, masyarakat belajar langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menjadi korban penipuan digital, seperti memblokir transaksi, mengganti password akun penting, mengumpulkan bukti penipuan, serta melaporkan kasus ke situs resmi patroli siber melalui Patroli Siber Indonesia (https://patrolisiber.id).


Perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTIDAR menyampaikan bahwa program “WARAS Digital” merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.


“Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak, kritis, dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Dengan memahami bahaya hoaks, deepfake AI, dan penipuan online, masyarakat diharapkan mampu melindungi diri sendiri maupun keluarga dari kejahatan digital,” ujarnya.


PD BPR Bank Bapas 69 juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan program CSR yang berkelanjutan dan berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui literasi digital. Bank Bapas 69 berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan data pribadi dan penggunaan teknologi secara aman.


Program CSR “WARAS Digital: Warga Cerdas Lawan Tipu AI” di Desa Kebonrejo, Candimulyo diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih melek digital, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadapi berbagai bentuk hoaks dan manipulasi konten berbasis AI secara lebih cerdas dan aman.


Penulis: Hadaya 

Editor: Fitri




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama