Warga menyerbu gunungan gethuk dalam rangka hari jadi kota Magelang ke-1120 pada Minggu, (12/4). Dokumentasi Penulis 


MAGELANG - Ribuan warga tumpah ruah memadati kawasan Alun-alun Kota Magelang pada Minggu pagi, (12/4). Kehadiran masyarakat dari berbagai penjuru ini bertujuan untuk menyaksikan sekaligus mengikuti prosesi tahunan Grebeg Gethuk, sebuah tradisi ikonik yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Magelang yang ke-1120.


Grebeg Gethuk merupakan puncak dari serangkaian acara hari jadi Kota Magelang yang bertajuk, “Satu Langkah Satu Harmoni Menuju Kota Magelang Peduli dan Asri.” Tradisi ini memperebutkan ribuan gethuk yang tersusun dalam dua gunungan dengan tinggi mencapai tiga meter. Meski harus berdesak-desakan, antusiasme warga memuncak dengan ludesnya gethuk hanya dalam hitungan menit.


Dalam Grebeg Gethuk ini, sejumlah tujuh belas kelurahan se-Kota Magelang turut serta meramaikan acara. Setiap kelurahan hadir dengan menampilkan gunungan yang tersusun dari hasil bumi serta kearifan lokal dari masing-masing kelurahan. Gunungan-gunungan ini tampil untuk dilombakan pada Kirab Bu Ulu Bekti sebelum puncak acara Grebeg Gethuk dilaksanakan.


Salah satu peserta, Atnan Sutarmoko, menyampaikan bahwa melalui acara ini, setiap kelurahan dapat menonjolkan potensinya, sekaligus sebagai ajang promosi lokal dari masing-masing wilayah. Beliau juga berharap melalui tradisi ini dapat membuka peluang bagi Kota Magelang untuk lebih dikenal luas, sehingga dapat menarik wisatawan untuk datang ke Kota Magelang.




Peserta Kirab Bulu Bekti dari 17 kelurahan se-kota Magelang. Dokumentasi Penulis.


Nurwiyono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang memaparkan makna tradisi Grebeg Gethuk sebagai perwujudan “Nguri Uri” budaya serta menginspirasi masyarakat luas untuk selalu bergotong royong dan bekerja sama. Beliau juga menyampaikan bahwa melalui acara ini dapat berdampak pada ekonomi kreatif masyarakat.


Setelah berlangsungnya tradisi Grebeg Gethuk ini, Nurwiiyono menyampaikan harapannya untuk Kota Magelang.


“Harapannya Magelang semakin menggaung, tidak hanya di Magelang dan sekitarnya. Kalau bisa nasional, kemudian nanti dikemas secara menarik untuk (mencapai) internasional,” ujarnya saat ditemui di Alun-alun Kota Magelang pada Minggu, (12/4).


Pemerintah Kota Magelang memastikan bahwa Grebeg Gethuk akan tetap menjadi agenda tahunan unggulan dalam kalender event wisata Kota Magelang. Perayaan serupa akan kembali digelar dengan inovasi konsep yang akan terus dievaluasi untuk tahun berikutnya agar lebih efisien, tetapi tetap meriah. Melalui perayaan ke-1120 ini, masyarakat Kota Magelang berharap Magelang menjadi kota yang semakin maju, dikenal luas oleh masyarakat umum serta tetap menjadi keharmonisan antarwarganya di tengah modernisasi ini.


Penulis: Dita


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama