Seberkas senja menyerbak wangi

Menitipkan rindu berbalut sepi

Pada dedaunan yang melambai malam

Pada angin yang membuat bungkam

 

Kau tak terpejam hingga fajar

Sedang kawanmu mendengkur tak wajar

Tak kau dengarkan pula ucapan-ucapannya

Bagimu mimpimu lah yang utama

 

Dan lagi-lagi mereka bercakap

Tak payah satu kata pun kau tangkap

Lagi pula engkau tahu apa maumu

Mereka tak tahu, mimpimu itu milikmu


Penulis:

Siti Roqidah (MG1406)

Siti Parwati (MG1449)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama