Surat keberatan yang dikirim oleh pihak Eiger kepada Dian Widiyanarko (Sumber : Twitter)




Belakangan ini, brand Eiger ramai dibicarakan oleh warganet. Hal ini dikarenakan pihak Eiger komplain kepada salah satu youtuber, Dian Widiyanarko yang mengulas barang milik Eiger. Melalui akun facebook-nya, Dian mengungkapkan bahwa dia kaget dan keberatan mengenai komplain dari pihak Eiger yang mengatakan video ulasannya memiliki kualitas amatir sehingga memintanya untuk menghapus video tersebut. Padahal, dia membeli barang itu sendiri, tanpa di- endors. Selain itu, dia juga mengungkapkan tidak akan membeli dan mengulas produk Eiger lagi.

 

Dilansir dari opini.id, tindakan yang dilakukan Eiger menganggu hak konsumen. Menurut Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, tindakan mengulas barang Eiger oleh konsumen merupakan suatu cara agar produk Eiger semakin berkualitas dan dicintai konsumen. Pihak  Eiger seharusnya mendengarkan masukan dari konsumen mengenai produknya, bukan mengkomplain masukan tersebut.

 

Kebebasan konsumen berpendapat dilindungi oleh hukum. Dalam konten honest review, terdapat pada Pasal 4 UU Nomor 4 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pada pasal 4 ayat 4, disebutkan bahwa konsumen memiliki hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan.

 

Menilik dari surat resmi yang bahkan ditandatangani oleh divisi hukum, menunjukkan keputusan pihak Eiger yang terlalu gegabah dan tidak memikirkan efek jangka panjang bagi produk mereka. Alih-alih mengirim surat resmi, pihak Eiger seharusnya memberi dukungan melalui beberapa cara yang memungkinkan, seperti memberikan set perlengkapan perekaman yang lebih baik atau mengajari Dian teknik videografi agar mendukung kualitas video berikutnya.

 

Beberapa artis dan brand ambassador produk tersebut bahkan berpendapat bahwa yang dilakukan oleh pihak Eiger kurang sesuai. Seperti yang ditulis oleh salah satu brand ambasssador Eiger, Fiersa Besari.

 

Hemat saya, setelah tiga poin keberatan itu jangan diteruskan dengan permintaan hapus video. Tapi, diteruskan dengan memberi apresiasi produk atau voucher. Jadi, yang review juga makin semangat. Tapi, sekali lagi, bukan ranah saya. Saya cuma bisa meneruskan dan ngasih saran. Hehe. Untuk Mas @duniadian, tetap semangat membuat konten di Youtube. Jangan dihapus videonya, ya Mas. Salam hangat 🤗,” ujarnya dalam akun Twitternya @FiersaBesari.

 

Akhirnya pihak Eiger menuliskan surat permohonan maaf atas surat yang mereka kirimkan kepada Dian. "Atas nama perusahaan PT Eigerindo Multi Produk Industri (MPI), sebagai perusahaan yang menaungi Eiger Adventure, dengan rendah hati kami menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas masalah yang terjadi," tulis CEO PT Eigerindo MPI, Ronny Lukito.

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama