Responsif, Progresif, Produktif


Breaking News

welcome

Selamat Datang di website Resmi LPM MATA UNTIDAR | Salam Pers Mahasiswa | update terus di www.lpmmata.com | Kunjungi official account kami | Instagram: @lpmmata_untidar | Youtube: LPM MATA UNTIDAR

Kamis, 22 Desember 2016

Si Manis, Pepaya Gunung dari Dieng

Sebenarnya apa sih pepaya gunung itu? Pepaya gunung alias buah carica, adalah buah yang menjadi khas oleh-oleh dari tempat wisata di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo. Mengapa wisatawan sering menyebutnya pepaya gunung? Itu karena bentuknya yang menyerupai pepaya namun hanya tumbuh di Dataran Tinggi Dieng.
Jika Anda sedang berwisata ke Dataran Tinggi Dieng, jangan lupa mencicipi olahan buah carica yang lezat. Tidak hanya lezat, tetapi carica juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Ini karena dalam buah carica terkandung vitamin A, C, E, B kompleks dan serat yang tinggi, yakni enzim papain yang berguna bagi tubuh dan metabolismenya.
Ketika tiba di daerah Dieng, Anda akan disuguhkan berbagai macam produk olahan carica. Mulai dari manisan carica (carica in syrup), keripik carica, sampai ada kedai, dan kafe carica yang menyediakan berbagai masakan olahan buah carica. Olahan buah carica juga sangat mudah didapatkan di berbagai pusat oleh-oleh dan penjual pinggir jalan, yang tentunya tidak akan mengecewakan.
Bahkan bukan hanya olahan carica yang dapat Anda temukan di Dieng, melainkan  juga buah carica yang belum diolah dan masih di pohonnya di ladang petani. Namun, siapa sangka bahwa dalam pengolahan buah carica menjadi manisan, ternyata membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian. Karena getah yang banyak dan harus dibersihkan bukanlah pekerjaan mudah, membutuhkan kesabaran.
Proses sterilisasi ini akan memengaruhi cepat tidaknya manisan carica basi. Jika proses pembersihan getah tidak maksimal, maka buah carica akan mudah basi. Mengingat manisan carica tidak digunakan bahan pengawet, hanya mengandalkan gula sebagai pengawet alami.
Eka, salah satu produsen manisan carica rumahan di Sidojoyo, Wonosobo mengatakan, “Mengolah buah carica itu gampang-gampang susah, seperti merawat anak bayi karena apa-apa harus steril, terutama pembersihan dari getahnya”.
“Sebenarnya proses pengolahan untuk menjadi manisa carica itu simpel, hanya proses pengupasan, pencucian, perebusan, sterilisasi, dan terakhir pengemasan yang membuatnya terkesan ribet. Bahkan itu harus dilakukan dengan hati-hati agar nantinya produk manisan carica yang sudah siap dipasarkan tidak mudah basi karena kelalaian dalam proses pengolahan”, tambahnya.

Jadi, jika Anda sedang berkunjung ke dataran Dieng, jangan sampai melewatkan kesempatan mencicipi olahan buah carica. Jangan takut membeli olahan produk buah carica, karena si manis pepaya gunung ini diolah menggunakan bahan alami yaitu buah carica, garam dan gula. (MG DWS, LPM MATA)

Tidak ada komentar:

Copyright© 2016 Designed By Fery Firmanda.. FeryZone dot Com