TEMANGGUNG – Tim KKN 07 Universitas Tidar menggelar kegiatan Sosialisasi Edukasi Pemilahan Sampah di SD Negeri 2 Jetis pada Kamis (16/7) pukul 09.00 WIB. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa bertujuan menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta membiasakan pengelolaan sampah yang baik sejak usia sekolah dasar.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengertian sampah, jenis sampah organik dan anorganik, cara memilah sampah, serta dampak negatif sampah yang tidak dikelola terhadap kesehatan dan keberlanjutan lingkungan. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan contoh sederhana sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pemungutan sampah di lingkungan sekolah. Siswa dan mahasiswa KKN berkeliling mengumpulkan sampah yang kemudian dipilah berdasarkan jenisnya. Sampah organik yang terkumpul selanjutnya dimanfaatkan sebagai bahan praktik pembuatan pupuk organik sederhana. Dalam sesi ini, siswa diedukasi tentang pengolahan sampah organik menjadi pupuk sebagai salah satu bentuk pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Melalui praktik tersebut, para siswa diajak memahami jika sampah organik dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan.
Kepala SD Negeri 2 Jetis, Ibu Werdiningsih menyampaikan terima kasih kepada Tim KKN 07 Universitas Tidar atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi edukasi pemilahan sampah di sekolahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi siswa dalam mengenal pengelolaan sampah sejak dini.
"Terima kasih kepada Tim KKN 07 Universitas Tidar yang telah berkunjung ke SD Negeri 2 Jetis dan memberikan sosialisasi mengenai pemilahan sampah. Melalui kegiatan ini, anak-anak menjadi lebih memahami perbedaan sampah organik dan anorganik, serta mengetahui bahwa sebagian sampah masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk organik," tuturnya.
Koordinator Desa KKN 07 Universitas Tidar, Prime Mustofa Adeyan, berharap kegiatan sosialisasi ini dapat membentuk kebiasaan positif pada siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga berharap ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun di rumah.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan positif pada anak-anak untuk selalu memilah sampah sebelum membuangnya. Langkah tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun lingkungan tempat tinggal," ujarnya.
Melalui sosialisasi yang disertai praktik pemilahan sampah dan pembuatan pupuk organik, Tim KKN 07 Universitas Tidar berharap para siswa tidak hanya mendapat pengetahuan tentang pengelolaan sampah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membiasakan langkah-langkah sederhana sejak sekolah dasar, seperti memilah dan memanfaatkan kembali sampah organik, diharapkan para siswa dapat lebih peduli terhadap lingkungan serta memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam di masa depan.
Penulis: Muhamad Hilmy A.


