Dinamika proses persidangan kasus tahanan politik Magelang, Enrille, Azhar, dan Yogi kembali berjalan dengan agenda khusus, yakni Sidang Pembuktian Saksi oleh Penuntut Umum. Sidang ini dilangsungkan pada Senin (30/03) bertempat di Ruang Sidang Garuda, Pengadilan Negeri Kota Magelang. Sidang berlangsung selama kurang lebih 9 jam yang dimulai dari pukul 10.30 - 21.00 WIB


   Sidang yang dilaksanakan pada Senin (30/03) memang dikhususkan bagi Penuntut Umum untuk menghadirkan saksi-saksi yang telah disortir sebelumnya untuk memberikan kesaksian atas kasus tahanan politik Magelang di muka persidangan. Diketahui ada tujuh belas saksi yang telah dipilih oleh Penuntut Umum, namun baru sepuluh orang yang dihadirkan pada persidangan kemarin. “Tujuh saksi lainnya akan dihadirkan pada sidang berikutnya apabila diperlukan,” terang Penuntut Umum pada Opening Statement-nya sebelum persidangan dimulai.


   Sepuluh Saksi yang dihadirkan diantaranya adalah anggota satuan unit cyber kepolisian, rekan diskusi Enrille, Azhar dan Yogi, serta beberapa mahasiswa dari Universitas Tidar yang pada Agustus lalu menyaksikan aksi ketiganya dalam membela keadilan dan kebenaran. Dalam persidangan tersebut, saksi diberikan waktu untuk menyatakan kesaksiannya atas peristiwa Agustus lalu. Hakim turut memberikan kesempatan kepada Penuntut Umum maupun Penasihat Hukum Enrille, Azhar, dan Yogi untuk menanyakan beberapa hal yang dirasa perlu untuk ditekankan dan diperjelas, agar nampak fakta-fakta hukum yang diperlukan hakim untuk memutus perkara ini nantinya.


    Satu hari ternyata tak cukup untuk memerika sepuluh saksi tersebut. Pada pukul 21.00 WIB, hakim memutuskan untuk melakukan Sidang Lanjutan Pembuktian Saksi oleh Penuntut Umum pada Kamis, (02/04/2026), di jam yang sama seperti saat dimulainya sidang pada hari tersebut. Tujuh dari sepuluh total saksi yang baru diperiksa, dengan demikian tersisa tiga saksi lainnya yang akan diperiksa pada hari Kamis (24/04/2026) mendatang.


    Sampai saat ini, dan dengan perkiraan dinamika persidangan yang akan berjalan cukup panjang, Enrille, Azhar, Yogi, serta keluarga sangat membutuhkan dukungan dan doa dari teman-teman mahasiswa seperjuangan juga masyarakar Kota Magelang. Sangt disayangkan, saat ini dukungan dari teman-teman mahasiswa maupun masyarakat Kota Magelang mulai meredup. Besar harapan dari ketiganya dan keluarga untuk teman-teman mahasiswa seperjuangan dan masyarakat Kota Magelang agar terus menyalakan dukungan, doa, dan semangat bagi Enrille, Azhar, dan Yogi. Karena sekecil apapun dukungan yang diberikan, sekecil apapun suara yang diberikan, sangat berarti bagi Enrille, Azhar, dan Yogi. Segala dukungan dan suara yang diberikan, merupakan sumber kekuatan yang luar biasa bagi mereka agar selalu kuat dan tabah dalam menjalani proses persidangan kedepannya (Ema).


Penulis : Ema


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama