Responsif, Progresif, Produktif


Breaking News

welcome

Selamat Datang di website Resmi LPM MATA UNTIDAR | Salam Pers Mahasiswa | update terus di www.lpmmata.com | Kunjungi official account kami | Instagram: @lpmmata_untidar | Youtube: LPM MATA UNTIDAR

Rabu, 24 Juli 2019

UNTIDAR Ikut 5 Besar PTN dengan Ketetatan SAINTEK SBMPTN Tertinggi di Indonesia


sumber: Akun Instagram "masukkampus"

UNTIDAR - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) mengumumkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek) terketat di Indonesia. Pada penerimaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang telah dilakukan sebelumnya. UNTIDAR masuk lima besar PTN kelompok ujian Saintek terketat di Indonesia. Sebanyak 7.230 pendaftar kelompok Saintek dengan ketetatan 1:15
Hal ini membuktikan bahwa UNTIDAR mulai dikenal luas dan memilki kemajuan yang sangat pesat. Perlu diketahui UNTIDAR merupakan PTN satu-satunya yang ada di wilayah Karesidenan Kedu dan merupakan PTN baru dengan Akreditasi B. Pada pelaksanan SBMPTN, program studi kelompok Saintek dengan jumlah peminat terbanyak adalah Teknik Sipil dengan total 1.335 peserta.

“Ketetatan prodi Teknik Sipil di Untidar yaitu 1 : 27 dari total peminat 1.335 peserta dan yang diterima sebanyak 50 orang,” imbuh Wakil Rektor Bidang Akademik Untidar, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si.

Berarti setiap satu anak harus menyingkirkan 27 pendaftar lainya agar lolos di Teknik Sipil UNTIDAR. Jika dihitung presentase peluang lolosnya kurang dari 4%, yaitu dari 100 pendaftar hanya kurang dari 4 orang yang diterima.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Noor Farid menambahkan Dalam SMM (Seleksi Masuk Mandiri) ini untuk prodi dengan peminat tertinggi ialah Teknik Sipil. Terdapat 423 pendaftar prodi Teknik Sipil (S1), Agroteknologi ada 400 orang dan Teknik Mesin sebanyak 288 pendaftar. Kemudian untuk kelompok Soshum peminat tertinggi Manajemen (S1) dengan 437 pendaftar, Ilmu Administrasi Negara (S1) ada 461 dan Ekonomi Pembangunan (S1) dengan 398 pendaftar.


Total pendaftar SMM sebanyak 2.620 dengan studi kelompok saintek 1.145 peserta dan studi kelompok soshum 1.475 peserta. Adapun lokasi tes menempati 132 ruangan, dengan 20 ruang betermpat di Untidar, SMAN 2 (24), SMAN 3 (20), dan SMAN 5 (28).
(AIM)

Read more ...

Jumat, 12 Juli 2019

Bekali Mahasiswa Pendidikan Biologi Mendesain Project Based Learning (PjBL) Melalui Lesson Study



Seminar: Pemberian materi oleh Dr.Agus Muji Santoso, M.Si
Himpunan mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Tidar selenggarakan seminar pendidikan dengan mengusung tema “Mendesain Project Based Learning (PjBL) Melalui Lesson Study”. Seminar tersebut dilaksanakan di gedung Fakultas Teknik Universitas Tidar, Kamis (11/7).
Seminar tersebut berlangsung pukul 09.00 sampai 12.00 WIB yang diawali dengan pertunjukan tari tradisional oleh perwakilan mahasiswa Pendidikan Biologi UNTIDAR. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan penyampaian materi. Dr. Setyo prajoko M.Pd. selaku Kaprodi Pendidikan Biologi dalam sambutannya mengungkapkan seminar ini bertujuan agar mahasiswa mampu berinovasi dalam pembelajaran biologi dengan mendesain Project Based Learning (PjBL) melalui Lesson Study.
Seminar pendidikan yang menghadirkan dua narasumber yaitu, Dr. Agus Muji Santoso, M.Si dan  Dr. Ericka Darmawan, M.Pd. ini terbuka untuk umum. Namun, wajib diikuti seluruh mahasiswa Pendidikan Biologi. Project based learning (PjBL) merupakan model pembelajaran berbasis proyek, sementara lesson study merupakan suatu pengajuan pembelajaran, ujar Dr. Ericka Darmawan, M.Pd. 
Dr. Agus Muji Santoso, M.Si. juga menjelaskan bahwa project based learning tidak semata mata hanya untuk meningkatkan evisiensi dan efektivitas kerja kelompok, namun bagaimana peserta didik mampu berkolaborasi, berkomunikasi, bekerjasama dan saling mendengarkan satu sama lain.
Ketua panitia seminar, Ade Dhea berharap dengan diadakannya seminar ini mahasiswa Pendidikan Biologi dapat mengetahui tentang materi yang disampaikan pemateri dan dapat menerapkannya sebagai calon pendidik. “Acara yang bermanfaat, menambah banyak sekali materi yang nantinya dapat kita terapkan sebagai calon pendidik, semoga HIMAPBIO dapat secara rutin mengadakan acara seperti ini,” tutur Novita Aninda sebagai salah satu peserta dalam seminar pendidikan tersebut. (AF/NFAS)


Read more ...

Rabu, 03 Juli 2019

Menggegas Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa di Era Industri 4.0

Seminar : Pemateri sedang memberikan materi Seminar Nasional Kewirausahaan
Jurusan Teknik Sipil Universitas Tidar selenggarakan Seminar Nasional Kewirausahaan, di Wisma Sejahtera, Magelang, Senin (1/7). Seminar tersebut bertema "Peluang dan Tantangan Wirausaha di Bidang Teknik Sipil di Era Industri 4.0".
Seminar Nasional Kewirausahaan ini menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya, H. Suchrodi dan Ir. Wim Kadaryono, M.M.. Salah satu narasumber,  H. Suchrodi, menceritakan perjalanannya di dunia usaha, beliau bercerita jika dirinya adalah seorang pegawai negeri yang kemudian memilih keluar dan memulai usaha sendiri. Usaha pertama beliau adalah berjualan koran dan saat ini beliau telah memiliki usaha penyewaan alat berat. Selain sebagai pengusaha penyewaan alat berat, beliau juga memiliki usaha lain seperti pembangkit listrik tenaga geotermal, pemandian air panas, dan masih banyak lainnya.
"Kalau bisa jangan melamar pekerjaan, Anda yang menciptakan lapangan pekerjaan dan kunci utama yang dipegang harus jujur," ujar H. Suchrodi memberi wejangan kepada pada mahasiswa yang hadir.
Sementara Ir. Wim Kadaryono, M.M. membawakan materi tentang penggunaan baja ringan dan memberikan kiat-kiat sebelum berwirausaha. Tantangan wirausaha pada era revolusi industri 4.0 juga menjadi pembahasan yang disampaikan oleh beliau.
Menurut salah satu peserta seminar, Febri Kurniawan, acara seminar nasional khususnya dengan tema kewirausahaan harus lebih sering diadakan agar dapat memberikan motivasi dan contoh langsung kepada mahasiswa, sehingga mahasiswa lebih yakin untuk menjadi seorang pengusaha nantinya.
 "Semoga acara seperti ini lebih sering diadakan baik oleh jurusan, fakultas, universitas ataupun yang lain. Dengan diadakan seminar nasional kewirausahaan ini, saya menjadi lebih termotivasi untuk menjadi pelaku usaha, khususnya di bidang teknik sipil kedepannya," tutur Febri.
"Dengan didatangkannya  para pelaku usaha khususnya di bidang teknik sipil, membuat saya dapat berinteraksi secara langsung dan melihat secara langsung kesuksesan beliau-beliau ini, membuat saya semakin terinspirasi," tambah Febri.

Read more ...
Copyright© 2016 Designed By Fery Firmanda.. FeryZone dot Com