Responsif, Progresif, Produktif


Breaking News

welcome

Selamat Datang di website Resmi LPM MATA UNTIDAR | Salam Pers Mahasiswa | update terus di www.lpmmata.com | Kunjungi official account kami | Instagram: @lpmmata_untidar | Youtube: LPM MATA UNTIDAR

Rabu, 29 Maret 2017

Candi Borobudur


Sumber: Google.
Candi Borobudur merupakan sebuah candi yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Didirikan sekitar tahun 800 Masehi, Candi Borobudur menjadi candi atau kuil Buddha terbesar di dunia sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. Selain itu, Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terbanyak di dunia yang sangat indah dan stupa besar yang terletak di puncak bangunan.
           Candi Borobudur merupakan bangunan yang digunakan sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah. Jika kita berziarah, kita masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam. Pada perjalanan ini kita berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan pemandangan relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.
         Setiap harinya Candi Borobudur tidak pernah sepi oleh wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Hal tersebut lumrah terjadi karena candi megah ini menyuguhkan pemandangan tiada tara. Melalui bangunan stupa dan relief-reliefnya yang menyimpan banyak misteri menarik minat pengunjung untuk mendatanginya. Jika kita berkunjung di lokasi candi ini maka jiwa pun terasa tentram dan nyaman karena kesejukan udara dan angin yang berhembus sepoi-sepoi.
            Menurut bukti-bukti sejarah, fungsi Candi Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam. Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan pada tahun 1814. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan, dan atas upaya pemerintah Republik Indonesia dan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia. (AR)

    
Read more ...

SIKLUS KEMISKINAN


Secara etimologis kemiskinan berasal dari kata miskin, yang berarti tidak berharta benda atau serba kekurangan. Dalam website resmi Badan Pusat Statistik, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Badan Pusat Statistik menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar untuk mengukur kemiskinan di Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa penduduk miskin ialah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan. Sedangkan garis kemiskinan dapat diartikan sebagai tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara,
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik bulan September 2016, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 27,76 juta orang atau 10,70 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Berkurang 0,25 juta orang jika dibandingkan pada saat bulan Maret 2016 sebesar 28,01 juta orang. Meskipun mengalami penurunan jumlah, namun angka 27,76 juta masih merupakan angka yang sangat besar dalam pengukuran angka kemiskinan.
Tentunya terdapat banyak sekali hal-hal yang menyebabkan besarnya angka kemiskinan tersebut. Namun disini hanya akan disebutkan beberapa penyebab yang dirasa menjadi penyebab utama kemiskinan, yaitu tingginya laju pertumbuhan penduduk, banyaknya pengangguran, tingkat pendidikan rendah, kurangnya perhatian dari pemerintah serta distribusi yang tidak merata.
Penyebab-penyebab bertambahnya angka kemiskinan tersebut saling berkaitan dan memang terhubung erat dengan kemiskinan, sepertihalnya siklus air yang selalu berputar tanpa henti dengan faktor yang sama. Penyebab pertama yaitu tingginya laju pertumbuhan penduduk. Meningkatnya jumlah penduduk dalam laju yang sangat tinggi menyebabkan besarnya beban kebutuhan. Besarnya beban kebutuhan tersebut tidaklah diikuti dengan bertambahnya pendapatan, sehingga hal tersebut dapat menyeret orang maupun keluarga ke bawah garis kemiskinan. Penyebab kedua yaitu banyaknya pengangguran di mana banyaknya angkatan kerja (usia 15-64 tahun) yang seharusnya bekerja namun justru menjadi pengangguran. Hal tersebut menyebabkan para penganggur tersebut hanya menjadi beban keluarga. Seperti halnya yang pertama, bertambahnya beban kebutuhan dalam keluarga namun tidak diikuti bertambahnya pendapatan tentunya akan menyeret kebawah garis kemiskinan. Pada dasarnya, tingkat pendidikan yang rendahlah yang menjadi salah satu penyebab tercetaknya generasi pengangguran. Hal itu dikarenakan saat ini Indonesia sedang mengarah pada era industrialisasi yang menggunakan mesin-mesin canggih, tentunya untuk dapat  bekerja di era tersebut dibutuhkan keahlian khusus agar dapat diterima bekerja. Karena tidak memiliki keahlian khusus itulah yang menjadi alasan ditolaknya lembar  lamaran kerja seseorang.
Penyebab ketiga ialah kurangnya perhatian dari pemerintah yang tidak dapat memberikan kebijakan dan pelaksanaannya yang mampu mengendalikan tingkat kemiskinan. Setiap era kepemimpinan negara selalu saja membuat formulasi-formulasi pengendalian kemiskinan baru yang berbeda dari era sebelumnya. Lalu jika satu periode (5 tahun) hanya digunakan untuk membuat formulasi, lantas kapan realisasi dari formulasi tersebut ?
Penyebab keempat sebagai salah satu akar meningkatnya kemiskinan adalah distribusi yang tidak merata. Yang dimaksud dengan distribusi di sini meliputi distribusi pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan dan pendidikan serta kebutuhan ekonomi lainnya.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa sebab-sebab di atas sangatlah erat hubungannya dengan kemiskinan dan saling berkaitan. Bahkan bisa dibilang itu bukanlah hanya sekedar sebab-sebab, melainkan sebab akibat yang membentuk sebuah siklus tak berujung mengenai kemiskinan. Tentunya untuk menghancurkan siklus itu hal pertama yang harus dilakukan yaitu dengan membuat strategi yang bijaksana untuk menanggulangi kemiskinan serta dengan melaksanakan strategi tersebut secara konsisten. Mungkin hal yang harus kita lakukan selanjutnya yaitu dengan pemerataan distribusi yang dibarengi dengan peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan serta pembuatan lapangan pekerjaan. (MdP)


Read more ...

Selasa, 28 Maret 2017

Tempe Kemul Wonosobo


Sumber: MATAPhotos.
Siapa yang tidak tahu tempe? Sekilas tentang tempe, tempe merupakan salah satu makanan yang tak asing lagi didengar oleh telinga kita dan hampir setiap hari kita mengkonsumsinya. Tempe adalah salah satu sumber protein nabati dan kaya akan kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Selain itu tempe juga mengandung serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi. Antibiotik dan antioksidan yang turut dikandungnya dapat menyembuhkan infeksi serta mencegah penyakit degenerasi karena tempe terbuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dengan jamur Rhizopus oligosporus.
Mengingat kandungannya, tempe memiliki banyak manfaat bagi kesehatan antara lain sebagai sumber protein, menurunkan resiko serangan jantung, sumber vitamin, menangkal radikal bebas, mencegah anemia, mencegah diare, dan kolera serta mengatasi keracunan. Ada banyak cara untuk mengolah tempe diantaranya yaitu dibacem, disemur, dan digoreng. Nutrisi dalam tempe akan berkurang apabila dimasak dengan cara digoreng akan tetapi justru pemasakan seperti itulah yang paling sering kita jumpai baik itu dijadikan gorengan atau kering tempe yang banyak penggemarnya.
Khususnya di Wonosobo, tempe merupakan salah satu makanan favorit yang digemari banyak orang, dengan cara diolah menjadi tempe kemul. Makanan khas Wonosobo selain Carica, Purwaceng, dan Mie Ongklok diantaranya yaitu Tempe Kemul. Dalam penyajiannya, Tempe Kemul biasa disandingkan dengan Mie Ongklok, Bakso, dan Mie Ayam sebagai pelengkap.
Tempe Kemul khas Wonosobo ini digemari banyak orang karena rasanya yang khas dan berbeda dengan tempe goreng yang biasa disajikan di kota lain. Sekilas Tempe Kemul memang hanya tempe yang digoreng dengan balutan tepung yang sama dengan tempe goreng di tempat lain. Namun yang membedakannya yaitu rempah-rempah dalam adonan tepungnya. Bumbu yang digunakan dalam adonan Tempe Kemul terdiri dari bawang putih, kencur, kunyit, kemiri, ketumbar, garam, dan dilengkapi dengan potongan kucai. Perbedaan yang paling mencolok yaitu adanya tambahan potongan kucai dan kunyit sehingga warnanya menjadi kuning. “Kalau tidak ada potongan kucai dan kunyit maka akan terasa hambar dan baunya tidak harum,” ujar Simus, salah satu penjual Tempe Kemul di Wonosobo.

Di Wonosobo, Tempe Kemul dijual di berbagai warung gorengan dan makanan seehingga akan mudah menemukannya, serta harganya yang terjangkau tidak akan merogoh banyak kocek. Jadi siapa saja yang berkunjung ke Wonosobo akan sangat disayangkan jika belum mencicipi Tempe Kemul. Apalagi jika disantap dengan makanan khas Wonosobo lainnya terutama mie ongklok, tentunya rasa yang ditawarkan tidak akan mengecewakan. (DWS)
Read more ...

Jumat, 24 Maret 2017

Hujan

Hujan
Ketika langit menangis
Menyapu alam dengan sadis
Iringi air mata seorang gadis
Dengan jiwa yang menangis
Hujan . . .
Kau begitu memilukan
Gemericik air kau bisikan
Bagai penghibur kesedihan

Hujan. . .
Betapa hati membutuhkanmu
Kala hati dilanda pilu
Kau datang tanpa malu
Seakan memberitahu
Kesedihan kan berlalu
Seiring berjalannya waktu

-SRA-
Read more ...

Kecelakaan Motor di Jalan Bulu – Parakan


TEMANGGUNG – Kecelakaan motor terjadi pada Jumat (10/3) yang dikendarai oleh Gatol (50) warga Cangkringan, Pagerejo, Kertek, Wonosobo yang berboncengan dengan adiknya Jono (46). Akibatnya, mereka mengalami luka berat. Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Bulu–Parakan tepatnya di depan PT. Gudang Garam pada pukul 10.15 WIB, setelah korban membayar pajak kendaraannya di Samsat Temanggung. Korban mengendarai sepeda motor Supra Fit S yang kemudian menabrak pengemudi mobil Suzuki Cery yang ditumpangi Sarmudi bersama istrinya yang tinggal di Danupayan, Temanggung.
Sarmudi pengemudi mobil tersebut menjelaskan kecelakaan terjadi karena korban ingin menyalip mobil di depannya dengan kecepatan penuh namun naas dari arah berlawanan terdapat mobil yang dikendarai Sarmudi. "Bapak Gatol dari arah Temanggung dan saya dari arah Parakan, kejadian terjadi karena Bapak Gatol ingin menyalip mobil di depannya namun tidak sampai. Saya sudah berusaha membelokkan mobil saya ke arah kiri namun ternyata motor Bapak Gatol masih menabrak spion mobil saya yang kemudian spionnya mental ke dalam kena pipi saya karena kacanya tidak saya tutup. Selain itu juga mengakibatkan ban mobil bagian kanan lepas,” jelas Sarmudi.
Saat kejadian, Gatol terpental sehingga mengalami luka yang cukup parah pada bagian kepala dan dada. Sedangkan adiknya Jono mengalami patah tulang pada kaki bagian kanan. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Kristen (RSK) Ngesti Waluyo Parakan. Sementara setelah polisi datang, motor dan mobil  dievakuasi ke Kepolisian Sektor (Polsek) Bulu, Temanggung.
“Korban langsung saya bawa ke RSK Ngesti Waluyo, yang satu langsung dironsen dan ternyata mengalami patah tulang pada kaki bagian kanan, sedangkan Bapak Gatol karena langsung sadarkan diri belum di ronsen tetapi masih belum bisa diajak bicara karena korban mengalami sesak dan luka di kepalanya,” ujar istri Sarmudi.
Pascakecelakaan, keluarga korban dan Udi Wahayu selaku kepala desa Pagerejo datang untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Setelah korban dapat diajak bicara untuk memberikan kesaksiannya, permasalahan dari kecelakaan tersebut pun terselesaikan.


Read more ...

Minggu, 19 Maret 2017

Kemana si Pungguk Berhuni

Kemana si Pungguk Berhuni
Kulihat tikus berdasi mengumbar narasi
Adu argumentasi tapi hanya ekspektasi
Punya kedudukan tapi lupa peran
            Hari demi hari si pungguk menanti
            Bukan narasi tapi bukti yang pasti
            Untuk apa pungguk menanti?
            Didengar saja tidak apalagi bertindak
Duhai bumi pertiwi, kemana si pungguk berlari?
Kalau tidak di bumi ini, kemana hendak berhuni?
            Apalah daya, tahta memonopoli
            Redamlah sudah belas hati
            Dimana janji wahai abdi negri?
            Sedari dulu hinga kini

-NK-
Read more ...

Semua Karena Tuhan

Semua Karena Tuhan
Langkah demi langkah ku resapi
Satu per satu anak tangga ku lalui
Hanya untuk satu kenikmatan
Yaitu Lukisan Tuhan

Penuh pengorbanan
Penuh keringat
Penuh air mata
Penuh doa

Saat ingin menyambar tubuh
Saat dingin sangat menusuk
Saat itulah kurasakan cinta dan kasih Tuhan
yang sangatlah hangat untuk bersandar
Semua pengorbanan, keringat, air mata
bahkan darah terbayar sudah

Dari mulut Gunung Andong
Kurasakan cinta kasih Tuhan begitu dalam
Aku bersyukur
Tuhan telah menciptakan Indonesia untuk kunikmati
Dan tuhan telah menciptakan Indonesia untuk mengubur jasadku nanti

-Qilba-
Read more ...

Mengenangmu Girl

Mengenangmu Girl
Singkat cerita,September tahun lalu
Waktu terlalu singkat ketika aku mengenalmu
Tentang semua itu
Percakapan dengan mu
Yang ku anggap angin lalu
Sungguh aku menyesali semua itu
Menyesal tak mengenalmu lebih mendalam
Menyesal ketika aku tak mengetahui tentang apa yang kau rasakan saat itu
Sungguh penyesalanku tak berguna bagiku
Jauh dari lubuk hatiku
Kuingin mengulang kembali percakapan itu
Meskipun hanya Satu
Satu….
Satu….
Satu menit yang berkesan itu
Kini penyesalan tak berguna lagi
Kau telah pergi…
Jauh…
Tanpa berpamitan kepadaku
Maafkan aku girl
Ak terlambat mengetahui itu
Dan kini….
Tak ada kata-kata yang terucap
Bibir ini terasa ngilu
Mengenangmu yang dapat kulakukan saat ini
Semoga kau tenang di sana teman
Kenangan tentangmu akan selalu melekat dalam ingatanku
Aku tak ingin hilang ingatan
Kau selalu ku kenang
Dalam hati dan juga pikiran
(*********************Selamat jalan Novi Adiyanti**********************)

(RE)



Read more ...

Sabtu, 18 Maret 2017

AKU BISA APA

AKU BISA APA



Aku bisa apa?
Kala bumi ini dihabisi
Kala tanah  setiap hari digali
Kala hujan tak beranjak pergi
Kala matahari tak ingin berpaling
Kala tiba masanya bumi ini merasa kotor dan ternodai

Tuhan itu kurang apa?
Kau minta tanah ini berair, Tuhan berikan
Kau minta tanah ini hijau, Tuhan kabulkan
Kau minta tanah ini penuh emas, Tuhan bagikan

Namun,
Aku bisa apa?
Kala sampah berlinang di Ibukota
Kala genangan lumpur panas melahap tanah Jawa
Kala tsunami menampar kota pesisir

Aku bisa apa?
Aku tak mampu berbuat apa-apa
Kau tanya aku mampu?
Iya aku mampu
Mampu meratapi namun tak mampu berbuat
Mampu  menagisi namun tak mampu bertindak
Mampu untuk peduli namun tak mampu memberi

Aku bisa apa?
Pergi kesana?Betapa mahalnya
Berdoa? Apa hasilnya tanpa usaha
Aku peduli, tapi aku juga tak mampu
Aku ingin, tapi aku juga ragu
Aku mau, tapi aku tak punya semua hal itu
Aku bisa apa?
-ZIC-




Read more ...

DIAM

DIAM
DIAM
AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM
DI BAWAH LANGIT MALAM
AKU MEMUJAMU DALAM DIAM
MERASAKANMU DALAM DIAM
            SUNYI
            TAK PERLU AKU BANYAK MEMUJI
            BERLIMPAH KAU MEMBERI
            IKHLAS DARI LUBUK HATI
            KAU BUKA PINTU NURANI
DI ATAS SAJADAH AKU BERSUJUD
KUMOHON MIMPIKU TERWUJUD
AGAR KAU TUNJUKKAN JALAN BAGIKU
MENJEMPUT SURGA FIRDAUSI MU

-Na’s-
Read more ...

Kasih Dalam Diam

Kasih Dalam Diam
Sayangku
Hati yang terpana karena sikap sederhana
Mungkin 1 alasan yg biasa
Namun tepat memanah jantung hati
Kesederhanaan dan kasih sayang
Dua hal yang saling membayang
Namun aku takut
Takut akan kesalahan dan kesakitan
Namun biarkan ini mengalir
Cinta dalam diam dan doa
Berpaling wajah membuatku berdebak
Kembang kempis dada ini
Saat bersama ku tak mampu menatap
Hanya mampu bersembunyi dan diam
Menyimpan cinta dalam kebisuan
Tak apa,tapi biarkan aku simpan cinta ini
Kasih lembut nan ku sayang
Bimbing dan arahan jiwa
Cinta yang memenuhi dada
-Sr.H-


Read more ...

Kamis, 16 Maret 2017

Donor Darah dalam Rangka Dies Natalis ke-3 Untidar

Sumber: Mata Photos
Universitas Tidar (Untidar) mengadakan kegiatan donor darah pada Minggu (12/03). Kegiatan berlangsung pada pukul 07.00 hingga 12.00 WIB di ruang Multimedia Untidar. Kegiatan donor darah ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-3 Untidar dengan tema “Inovatif Produktif dan Akseleratif Membangun Untidar Berprestasi". Bukan hanya donor darah yang diselenggarakan akan tetapi Universitas Tidar juga menyelenggarakan jalan santai, senam masal, dan cek kesehatan. Hadiah utama untuk jalan santai adalah sebuah sepeda motor dan beberapa doorprize  menarik lainnya.
Sebelum kegiatan donor darah, acara dimulai dengan senam masal yang diikuti oleh mahasiswa Untidar dilanjutkan dengan jalan santai dan pembagian doorprize. Kegiatan donor darah yang ditujukan untuk mahasiswa Untidar tidak dapat diikuti secara keseluruhan, karena terdapat beberapa syarat yang tidak dapat dipenuhi oleh pendonor. Mahasiswa yang diperbolehkan melakukan donor darah harus memenuhi syarat, diantaranya berat badan minimal 50 kg, tidak sedang mengonsumsi obat, tidak sedang hamil, tidak sedang menyusui, tidak sedang menstruasi, tidak minum alkohol, tidak mengonsumsi narkoba, dan tidak sedang operasi atau opname dalam 2 tahun terakhir.
Meskipun tidak semua mahasiswa berpartisipasi dalam donor darah, warga kampus antusias dengan kegiatan tersebut. Hal ini terbukti dengan pendaftar donor darah sejumlah 96 orang sedangkan jumlah pendonor sebenarnya hanya ditargetkan 100 orang. Namun, baru 58 orang yang berhasil donor darah dan 32 orang yang tidak berhasil. “Kalau menurut saya antusias mahasiswa cukup besar terhadap kegiatan donor darah ini, karena dilihat dari pendaftarnya yang cukup banyak sehingga dari tadi pagi sampai siang ini pendonor silih berganti dan tidak pernah kosong,” tutur Evi Vianthi sebagai panitia.
 “Kalau aku sudah dua kali ikut donor darah dan itu nggak sakit. Malah badan lebih sehat, rasanya senang. Kemarin waktu ada donor darah dari Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) saya gagal donor karena tensi tinggi,” kata Achmad Choirul, mahasiswa pendonor darah dari program studi Teknik Mesin.
Kegiatan donor darah ini juga tidak lepas dari kerja sama Korps Suka Rela (KSR) Universitas Tidar dan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Magelang. Dalam menyelengarakan donor darah ini panitia mengalami kendala yaitu kekurangan obat untuk tes kesehatan. Meskipun demikian, kegiatan donor darah dapat terlaksana dengan lancar.

Kegiatan donor darah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, diharapkan pula kegiatan donor darah dapat terlaksana setiap satu bulan sekali karena selain bermanfaat untuk orang lain donor darah juga menyehatkan tubuh para pendonornya. (3W-QILBA)
Read more ...

MENIKMATI PESONA CANDI IJO

Candi Ijo: candi tertnggi di yogyakarta. (Sumber: Google)
Sang surya tengah berada persis di atas kepala, tapi hal itu tak menyurutkan semangat para wisatawan untuk sampai di Candi Ijo yang terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Candi Ijo menawarkan banyak hal untuk dinikmati oleh pandangan mata. Mulai dari bandara Adi Sutjipto hingga Pantai Parangtritis. Semua itu dapat kita saksikan ketika cuaca cerah. Tak ketinggalan, berhektar-hektar sawah pun ikut ambil bagian dalam keindahan ini, seolah menggambarkan bahwa Indonesia memang negara agraris. Akan tetapi, jika tertutup mendung maka hanya pemandangan berhektar sawah dan pesawat yang lepas landas atau mendarat yang terlihat.
Berada tak jauh dari Tebing Breksi, obyek wisata yang tengah hits, Candi Ijo tersebut dibangun antara abad 10 hingga 11 Masehi pada zaman Kerajaan Medang periode Mataram. Dinamakan Ijo karena berada di punggungan bukit yang bernama Gumuk Ijo atau Bukit Ijo dan telah tertulis di Prasasti Poh berangka tahun 906 Masehi berbahasa Jawa Kuno.
Candi Ijo terdiri dari empat candi dengan candi utama menghadap ke barat yang merupakan candi terbesar di antara yang lainnya. Sedangkan tiga candi yang lain berukuran lebih kecil menghadap ke  arah candi utama, yaitu menghadap ke arah timur. Candi Ijo merupakan candi yang bercorak Hindu.
Perjalanan yang harus ditempuh untuk sampai di candi yang berada di kawasan perbukitan Batur Agung ini tidaklah mudah.  Karena memang berada di kawasan perbukitan, tentu saja jalanannya menanjak. Oleh karena itu, pastikan kendaran yang kita tumpangi dalam keadaan baik. Tak hanya itu, terdapat beberapa lubang di jalanan yang mengharuskan kita berhati-hati. Meski demikian, semua tantangan dalam perjalanan akan terbayarkan ketika kita sampai di Candi Ijo. Harga yang kita dapatkan ialah pemandangan alam yang sangat luar biasa dari ketinggian 425 mdpl. Apa yang tertangkap oleh mata kita akan membuat kita lebih bersyukur akan ciptaan Tuhan.

Tidak perlu merogoh kocek yang dalam untuk dapat memasuki kawasan Candi Ijo. Cukup dengan Rp 5000,- untuk wisatawan lokal dan Rp 10.000,- untuk wisatawan mancanegara. Harga yang sepadan untuk banyak hal yang didapat dalam satu tempat dan satu waktu. Jadi tunggu apalagi? Mari berwisata ke Candi Ijo! Lets save our cultural heritage! (HAI)
Read more ...

Sendiri dalam Angan

Sendiri dalam Angan

Saat semburat awan hitam
mulai hilang menepi
Saat hujan berhenti menyirami bumi
yang tersisa hanya air mata
Yang terus membasahi pipi

Deritaku belum berhenti
Aku bingung harus bagaimana lagi
Semua harus kutanggung sendiri
Tanpa ada satupun yang peduli

Sunyi, sepi terus menghampiri
Derai air mata terus mengalir
Aku hanya bisa bertanya tanya
Bagaimana masa depanku nanti?
Apakah semua akan terhenti disini?


SSR
Read more ...

Rabu, 15 Maret 2017

Manusia Pemurka

                                                Manusia Pemurka

Orang bilang manusia makhluk sempurna
Punya akal dan punya malu
Orang bilang manusia makhluk sempurna
Punya hati dan punya naluri
Manusia itu hebat,
Manusia itu cerdas
            Orang bilang manusia makhluk Tuhan
            Punya pedoman dan punya tuntunan
            Orang bilang manusia makhluk suci
            Tahu dosa dan takut mati
            Manusia itu berbudi
            Manusia tak abadi
Orang bilang, orang bilang, dan orang bilang
Ya, kata orang dan kata orang
Hanya sekadar kata muslihat
Penuh makna tanpa sarat
Omong kosong,
            Katanya punya malu, tapi gak tau malu
            Punya hati tapi suka membenci
            Hebat, cerdas tapi tak selaras
            Manusia....
            Oh manusia...
Sifatmu begitu murka
Tak punya malu suka berdusta
Pemurka kamu..
Pemurka..

                                                                         Nama Pena : MIS
Read more ...

Selasa, 14 Maret 2017

Surat Untuk Bapak Koruptor

Surat Untuk Bapak Koruptor
Karya: Diah Ayu Kurniasari
Kami  manusia yang terinjak
Kami  manusia yang terhempas
Dibawah koruptor yang duduk ditumpukan emas
Dibawah tikus-tikus negara yang merampas uang kami
Apakah bapak koruptor tak merasa iba dengan kami?
Lapar haus dan dahaga menjadi teman kami
Dinginnya malam menyelimuti tidur kami
Panasnya terik matahari bersahabat dengan kami
Hujan keringat kami mengucur dengan deras
Setiap hari membanting tulang dan bekerja keras
Kami memang insan tak berpendidikan
Kami tak pernah merasakan duduk di bangku sekolahan
Namun kami tak buta akan aksara
Kami tak buta akan akhlak
Kami tak tuli akan lantunan asmaNya
Dia yang selalu memerintahkan hambaNya tentang kejujuran
Kami masih merasa takut atas siksaNya
Tidakkah bapak merasaknnya?
Akankah bapak menentang perintahNya?
Siapkah bapak merasakan api nerakaNya
Untuk itu,
Sudikah kiranya bapak koruptor bertaubat?

                                                                                                            NP:DAK
Read more ...

Senin, 13 Maret 2017

Pantai Lampon, Keindahan Alam Luar Biasa


Sumber: Mata Photos.
            Kebumen adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang berada di sebelah barat pesisir pantai. Banyak keindahan alam yang sangat menakjubkan berada di Kabupaten Beriman ini. Salah satunya adalah pantai. Ya, di sini banyak sekali pantai yang terbentang dari ujung timur sampai ujung barat. Pantai yang bagus salah satunya adalah Pantai Lampon. Wisatawan luar mungkin masih banyak yang belum pernah menikmati desiran ombak dan juga angin yang semilir di pantai ini karena pada awalnya pantai ini tidak digunakan untuk objek wisata, melainkan hanya pantai dekat pegunungan yang biasanya untuk mencari rumput masyarakat sekitar.
            Pantai dengan keindahan luar biasa ini berada di Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Lebih mudahnya berjarak sekitar 38 Km dari Kota Kebumen dengan arah tujuan ke barat daya, atau tepat berada di sebelah barat Pantai Pasir yang juga berlokasi satu desa dengan Pantai Lampon tersebut. Jalan menuju pantai ini sebenarnya cukup mudah jika ditempuh dari arah Kebumen kota yang kemudian diteruskan melalui Pantai Petanahan. Dari Petanahan kita dapat berjalan lurus terus hingga melewati Pantai Suwuk., lalu perjalanan dilanjutkan dengan melewati Pantai Karangbolong. Menjumpai pertigaan, kita ambil jalan lurus terus menuju Pantai Menganti. Selanjutnya, di kiri jalan kita akan menemukan banner besar dengan tulisan Pantai Pasir, dilanjut masuk ke jalan arah kiri melewati perkampungan dan mengikuti jalan sampai melewati Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Setelah melewati TPI, kita masih harus melalui jalan lurus yang bermedan bebatuan kecil. Diusahakan harus berhati-hati agar selamat sampai lokasi.
            “Jika sudah sampai lokasi rasanya lega banget, bisa melihat pemandangan yang sangat bagus dan juga bisa melihat birunya lautan yang indah. Tidak nyesel walaupun ada sedikit jalan yang rusak, ” ungkap Ani salah satu pengunjung. Selain bisa menikmati pemandangan Pantai Lampon, kita juga bisa melihat beberapa pantai lainnya dari atas lokasi, di antaranya bisa melihat Pantai Watubale, Pantai Pasir dan juga Pantai Patemon. Pantai di Kebumen memang saling berdekatan, jadi jika ke pantai satu bisa melihat juga pantai yang lain. Bagi pengunjung yang suka foto tidak afdol jika tidak membawa kamera ke pantai ini karena di sini kita bisa berfoto di banyak spot yang sudah disediakan. Jika pengunjung lelah atau kelaparan, banyak penjual yang menyediakan berbagai makanan yang bisa dinikmati. Selain itu, terdapat gazebo untuk bersantai ria sambil menyaksikan desiran ombak dan juga merasakan terpaan angin laut yang sejuk. Kita dapat pula menyewa gazebo dengan cukup membayar Rp. 3000,00 untuk dua orang. Oh iya, harga masuk Pantai Lampon ini cukup terjangkau kok, tidak merogoh uang banyak-banyak cukup Rp. 5000,00 untuk tiket masuk dan Rp. 5000,00 untuk selfi di spot khusus. (QILBA)

Read more ...

Minggu, 12 Maret 2017

Dari Buruh Tani untuk Calon Tour Guide Masa Depan

Prayitno, seorang buruh tani yang menyadari betapa pentingnya pendidikan, bekerja setiap hari demi setitik harapan untuk anaknya dalam menggapai cita-cita. Walaupun bukan salah satu penentu kesuksesan seseorang, namun pendidikan tinggi merupakan salah satu jalan dan upaya menuju standar kehidupan yang lebih baik. Ia bekerja dengan sungguh-sungguh untuk membiayai anaknya menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Setelah menikahkan dua anak pertamanya, kini ia hanya memiliki satu tanggungan untuk mendidik dan mengantar anak satu-satunya tersebut ke jenjang perguruan tinggi. Di tengah dinginnya udara pagi ia sudah pergi berjalan menuju sawah dengan menenteng peralatan sawah yang sering ia gunakan serta bekal makanan yang cukup. Dari dulu kegiatannya tidak pernah berubah, menjadi buruh cangkul dan buruh tanam padi yang ia lakukan dengan sepenuh hati sebagai wujud rasa tanggung jawabnya menjadi kepala rumah tangga. Tidak pernah muncul perasaan mengeluh dari dalam hatinya karena ia sadar bahwa setiap manusia memiliki jatah rezeki mereka sendiri-sendiri. Kemudian hasil kerja kerasnya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari serta sebagai biaya pendidikan anaknya yang belajar di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Namun kini beban tanggungannya dapat sedikit teratasi dengan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah kepada anaknya sebagai biaya kebutuhan untuk menimba ilmu.
Prayitno adalah satu dari sekian banyak buruh tani yang tinggal di kaki Gunung Merapi dengan kesehariannya yang selalu berkutat dengan teriknya matahari dan  hujan. Hal itu sudah ia lakukan sejak kecil karena ia berasal dari keluarga petani. Banyak orang mengenal daerah kaki Gunung Merapi sebagai daerah penghasil sumber daya pasir yang sangat melimpah sebagai jejak erupsi gunung berapi. Namun, pemanfaatan sumber daya pasir hanya dirasakan oleh orang-orang yang memiliki lahan disekitaran bantaran sungai sehingga bagi mereka yang tidak memiliki tak dapat menikmatinya.
Cuaca yang tidak medukung seperti sekarang ini dirasakan sangat sulit bagi seorang petani dalam mengumpulkan pundi-pundi dari sawah garapan mereka. “Pendapatan sebagai seorang petani memang kurang menentu karena mengikuti perubahan harga sayuran di pasaran, kadang harga sayur bisa melonjak begitu tinggi kadang pula harganya terlalu rendah’’ ucap Prayitno dengan wajah beseri-seri.
Banyak orang memandang bahwa menjadi seorang petani itu mudah. Akan tetapi kenyataannya tidak sesederhana itu, kadangkala ketika harga sayur sedang naik saat itulah hasil panennya hanya sedikit. Begitu pula sebaliknya ketika hasil panennya melimpah namun terkadang harganya sedang anjlok. Sehingga pendapatan yang kurang memuaskan tersebut  hanya menjadi balik modal atau bahkan bisa jadi rugi karena masih harus dipotong biaya benih serta perawatan sayuran yang ia tanam.

Kepala rumah tangga ini berharap nasib anaknya dapat menjadi lebih baik seperti layaknya setiap orang tua menginginkan kehidupan anaknya lebih makmur dibanding dengannya. Ia tidak ingin anaknya menjadi petani sepertinya sebab ia ingin anaknya menggapai cita citanya menjadi seorang tour guide. Maka dari itu, setiap harinya setelah menunaikan shalat pasti ia mendoakan kesuksesan bagi anaknya. (AM)
Read more ...
Copyright© 2016 Designed By Fery Firmanda.. FeryZone dot Com